{"id":1131,"date":"2025-10-03T09:37:53","date_gmt":"2025-10-03T09:37:53","guid":{"rendered":"https:\/\/dispar.pangkalpinangkota.go.id\/?p=1131"},"modified":"2025-10-06T06:24:26","modified_gmt":"2025-10-06T06:24:26","slug":"dpr-ri-ketok-palu-ruu-kepariwisataan-disahkan-jadi-undang-undang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dispar.pangkalpinangkota.go.id\/?p=1131","title":{"rendered":"DPR RI Ketok Palu, RUU Kepariwisataan Disahkan Jadi Undang-Undang"},"content":{"rendered":"\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Sektor pariwisata Indonesia mendapatkan fondasi hukum yang baru setelah Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dalam Rapat Paripurna Ke-6 menyetujui Rancangan Undang-Undang (RUU)<\/h4>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Jakarta, 2 Oktober 2025<\/strong> \u2013 Sektor pariwisata Indonesia mendapatkan fondasi hukum yang baru setelah Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dalam Rapat Paripurna Ke-6 menyetujui Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Ketiga atas UU Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan untuk disahkan menjadi Undang-Undang.<\/p>\n\n\n\n<p>Menteri Pariwisata, <strong>Widiyanti Putri Wardhana<\/strong>, yang menyampaikan pendapat akhir mewakili Presiden, menegaskan bahwa UU Kepariwisataan yang baru ini akan menjadi fondasi penting bagi pengembangan pariwisata Indonesia yang <strong>berkualitas, inklusif, adaptif, terencana, dan berkelanjutan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"alignleft size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"682\" src=\"https:\/\/dispar.pangkalpinangkota.go.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Ruu-JadiUU-1-1024x682.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1136\" style=\"width:438px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/dispar.pangkalpinangkota.go.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Ruu-JadiUU-1-1024x682.jpeg 1024w, https:\/\/dispar.pangkalpinangkota.go.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Ruu-JadiUU-1-300x200.jpeg 300w, https:\/\/dispar.pangkalpinangkota.go.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Ruu-JadiUU-1-768x512.jpeg 768w, https:\/\/dispar.pangkalpinangkota.go.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Ruu-JadiUU-1-1536x1023.jpeg 1536w, https:\/\/dispar.pangkalpinangkota.go.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Ruu-JadiUU-1.jpeg 1600w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><strong>Menjawab Tantangan Kualitas dan Keberlanjutan<\/strong><br>Dalam paparannya di hadapan anggota dewan, Menteri Widiyanti menggarisbawahi sejumlah tantangan krusial yang diharapkan dapat dijawab oleh UU baru ini, antara lain: rendahnya kualitas layanan, kurangnya keterampilan SDM, degradasi lingkungan, tergerusnya budaya lokal, hingga minimnya manfaat ekonomi pariwisata bagi masyarakat lokal.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Revisi RUU Kepariwisataan diharapkan mampu menjawab tantangan tersebut. Pariwisata bukan hanya memperkenalkan keindahan alam dan budaya Indonesia ke dunia, tetapi juga <strong>membuka lapangan kerja, meningkatkan devisa, dan menjadi motor penggerak ekonomi nasional<\/strong>,&#8221; ujar Menteri Pariwisata.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya, UU ini akan memberikan kepastian hukum, mendorong pembangunan yang berorientasi pada <strong>kualitas dan keberlanjutan<\/strong>, serta menata arah pembangunan pariwisata yang lebih sistematis. Pengembangan pariwisata wajib menjaga keseimbangan antara <strong>pemberdayaan masyarakat, kelestarian lingkungan, dan peningkatan ekonomi<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p><strong>Paradigma Baru: Ekosistem Kepariwisataan dan Peran Lokal<\/strong><br>RUU ini memperkenalkan paradigma baru, yaitu <strong>Ekosistem Kepariwisataan<\/strong>, yang bertujuan untuk memastikan pengelolaan pariwisata yang lebih holistik dan terintegrasi. Substansi penting dalam UU ini mencakup:<\/p>\n\n\n\n<ol start=\"1\" class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Peningkatan Kualitas SDM:<\/strong> Melalui pendidikan formal dan informal serta penanaman kesadaran sadar wisata sejak dini.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Penguatan Peran Lokal:<\/strong> Perencanaan pembangunan pariwisata akan berbasis ekosistem yang memperkuat peran masyarakat lokal melalui <strong>desa wisata dan kampung wisata<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pemanfaatan Teknologi:<\/strong> Pengelolaan destinasi dan daya tarik wisata akan didukung oleh pembangunan sarana dan prasarana serta pemanfaatan teknologi informasi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Promosi Global:<\/strong> Penguatan citra pariwisata nasional akan dilakukan melalui promosi berbasis budaya, pemanfaatan diaspora Indonesia, dan kolaborasi lintas kementerian.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"alignright size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"682\" src=\"https:\/\/dispar.pangkalpinangkota.go.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Ruu-JadiUU-3-1-1024x682.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1138\" style=\"width:464px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/dispar.pangkalpinangkota.go.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Ruu-JadiUU-3-1-1024x682.jpeg 1024w, https:\/\/dispar.pangkalpinangkota.go.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Ruu-JadiUU-3-1-300x200.jpeg 300w, https:\/\/dispar.pangkalpinangkota.go.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Ruu-JadiUU-3-1-768x512.jpeg 768w, https:\/\/dispar.pangkalpinangkota.go.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Ruu-JadiUU-3-1-1536x1023.jpeg 1536w, https:\/\/dispar.pangkalpinangkota.go.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Ruu-JadiUU-3-1.jpeg 1600w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, menambahkan bahwa penyusunan RUU ini merekonstruksi landasan filosofis pariwisata nasional. &#8220;Jika sebelumnya pariwisata lebih dipandang sebagai pemanfaatan sumber daya, kini pariwisata ditempatkan sebagai instrumen <strong>pembangunan peradaban, penguatan identitas nasional, dan perwujudan hak asasi manusia untuk berwisata<\/strong>,&#8221; jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan disetujuinya RUU Kepariwisataan secara aklamasi, naskah ini akan segera disampaikan kepada Presiden <strong>Prabowo Subianto<\/strong> untuk disahkan. UU ini diharapkan segera berlaku untuk memberikan landasan kerja bagi semua pihak dalam mengembangkan sektor pariwisata nasional.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Sumber : <a href=\"https:\/\/kemenpar.go.id\/berita\/siaran-pers-dpr-ri-setujui-ruu-kepariwisataan-untuk-disahkan-jadi-undang-undang\">Kementerian Pariwisata Republik Indonesia<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sektor pariwisata Indonesia mendapatkan fondasi hukum yang baru setelah Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dalam Rapat Paripurna Ke-6 menyetujui Rancangan Undang-Undang (RUU) Jakarta, 2 Oktober 2025 \u2013 Sektor pariwisata Indonesia mendapatkan fondasi hukum yang baru setelah Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dalam Rapat Paripurna Ke-6 menyetujui Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Ketiga atas UU Nomor [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1135,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[48,41],"tags":[],"class_list":["post-1131","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-bs-nasional"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dispar.pangkalpinangkota.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1131","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dispar.pangkalpinangkota.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dispar.pangkalpinangkota.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dispar.pangkalpinangkota.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dispar.pangkalpinangkota.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1131"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/dispar.pangkalpinangkota.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1131\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1143,"href":"https:\/\/dispar.pangkalpinangkota.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1131\/revisions\/1143"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dispar.pangkalpinangkota.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1135"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dispar.pangkalpinangkota.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1131"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dispar.pangkalpinangkota.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1131"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dispar.pangkalpinangkota.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1131"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}